Net vs Gross Salary: Advantages vs Disadvantages
Post Date : 26 August 2014
Viewed : 1730 times

  • Berdasarkan pengalaman saya membantu klien dibidang payroll outsourcing, pada saat ini sudah lebih banyak perusahaan memberikan gaji kotor dimana karyawan menanggung pph21 daripada perusahaan yang memberikan gajinya net dimana perusahaan menanggung pph21.

    Karena dalam menghitung PPh21, perlu dipertimbangkan (Penghasilan Tidak Kena Pajak) PTKP dan tariff pajak yang mulai dari 5%, 15%, 25% dan 30%, yang sejalan dengan semakin besar pendapatan pertahun, tariff pajak akan semakin besar. Perusahaan yang memberikan gaji secara net kepada karyawan akan lebih sulit untuk membuat budget/anggaran terutama pada budget tunjangan pajak. Persentase kenaikan tunjangan pajak akan lebih tinggi daripada persentase kenaikan gaji, karena kenaikan gaji otomatis akan berdampak gaji karyawan yang terkena tariff pajak yang lebih tinggi daripada sebelumnya. Kesulitan ini dapat menyebabkan salah menghitung budget tunjangan pajak dan terjadi kelebihan budget pada akhir tahun.

    Kadang kala saya menemukan pengertian perusahaan yang memberikan gaji net ini tidak hanya net pajak, melainkan juga termasuk Tunjangan Hari Tua BPJS (dahulu jamsostek) 2% yang seharusnya menjadi kewajiban karyawan. Hal ini tentu menguntungkan karyawan, tetapi tentu lebih menyulitkan dalam perhitungan budget, karena ketika menghitung pajak, seharusnya 2% dianggap sebagai tambahan pendapatan untuk karyawan, sehingga perusahaan harus menghitung pajak tambahan atas 2% tersebut. (Lihat pada tabel untuk aktual persentase kenaikan dari gaji jumlah tertentu dan tunjangan pajaknya).

    Bila sulit menghitung budget, mengapa perusahaan masih mau menggunakan kebijakan gaji net? Berdasarkan pengalaman biasanya bagian HR merasa lebih mudah dengan cara net ketika saat penggajian, perusahaan dapat menghitung gaji dengan cepat dan tidak kuatir menghitung pajaknya salah, karena bila salah dapat direvisi belakangan ketika perusahan akan membayar PPh21.

    Selain itu biasanya karyawan merasa diuntungkan dengan gaji net, karena tidak perlu pusing menghitung berapa pemotogan PPh21 dan karyawan mendapat jumlah THR sama dengan gaji bulanan.

    Namun sebetulnya, karyawan dapat dirugikan dengan perhitungan net, ketika berpindah ke perusahaan lain, karena tunjangan pajak ketika karyawan keluar, akan dihitung kembali sesuai dengan masa kerja karyawan dan kemudian akan dikembalikan ke perusahaan, sehingga bisa terjadi pada akhir tahun karyawan berpindah pekerjaan, ia akan kekurangan pembayaran pajak.

    Bila di atas merupakan keuntungan dan kerugian penggajian dengan cara net. Sekarang kita melihat mengapa lebih banyak perusahaan menggunakan cara gross. Prinsip dasar PPh21 sebetulnya adalah perusahaan harus memotong pajak atas penghasilan karyawan, sehingga berdasarkan ini mengapa lebih banyak perusahaan memberikan gaji gross kepada karyawan. Tidak seperti metoda net, maka dengan gaji gross ini, perusahaan hanya perlu membudgetkan berapa gaji yang akan dibayar dan tanpa harus pusing atas tunjangan pajak. Hal ini yang menyebabkan saya membantu klien yang semula menghitung gaji karyawannya secara net, tetapi akhirnya berubah menjadi gross, karena management kesulitan dalam menghitung budget tahunan. Penugasan mengubah dari net ke gross bukan merupakan penugasan yang mudah, karena pada dasarnya karyawan tidak boleh dirugikan namun ada perbedaan asumsi dalam perhitungan gaji bulanan dan THR. Sesuai aturan pajak, potongan pajak bulanan dihitung berdasarkan pendapatan 1 tahun, sedangkan bonus atau thr berdasarkan tariff pajak tertinggi dari pendapatan karyawan tersebut. Sehingga karyawan yang biasa mendapat THR sebesar gaji bulanan akan merasa  lebih kecil dari jumlah 1 bulan yang biasa diterima.

    Hal penting lainnya dalam menghitung gaji secara gross, perusahaan harus dapat menghitung pajak yang harus dipotong saat penggajian, tentu perusahaan yang memiliki banyak karyawan perlu menggunakan software atau payroll outsourcing agar pemotongan pajak di hitung secara akurat.

    Sekarang apa keuntungan bagi karyawan dalam mendapatkan gaji secara gross. Sesuai dengan prinsip dasar pph21, sebetulnya  karyawan wajib membayar PPh21 melalui perusahaan dimana ia bekerja dengan cara perusahaan memotong dan kemudian menyetor ke Negara. Secara berkala pemerintah mengevaluasi Penghasilan Tidak Kena Pajak dan memberikan kenaikan batas PTKP seperti yang telah terjadi pada tahun 2013, maka otomatis kenaikan ini menjadi keuntungan bagi karyawan karena ia mendapat pengurangan pajak. Demikian pula pernah terjadi bahwa pemerintah menurunkan tariff pajak dan mengubah batas penghasilan kena pajak pada setiap tariff, hal ini akan menguntungkan karyawan dengan membayar pajak lebih kecil.

    Demikian pula bila karyawan berpindah, maka karyawan mendapat pengembalian pajak dan perlu melaporkan pendapatan dan pajak yang telah dipotong ke perusahaan baru bekerja, sehingga pada akhir tahun tidak ada kekurangan pembayaran pajak.

    Demikian keuntungan dan kerugian dari kebijakan gaji gross dan net. Bila ada yang pertanyaan lebih lanjut termasuk mengubah dari net ke gross dapat menghubungi sutjipto@widyapresisisolusi.com.

    ________________________

    Based on my experience to help client in payroll outsourcing, it is more companies provide gross salary which employees pay PPh21 than companies provide net salary which company pays pph21.

    Because calculating PPh21 needs to consider Non Taxable income and tax rate which are starting 5%, 15%, 25% and 30% depended on income per year, a company which gives net salary to the employees will face difficulties in preparing budget especially to calculate tax allowance. The percentage increasing of PPh21/tax allowance will be higher than percentage increasing of salary. This difficulty can lead to incorrectly calculate the tax allowance budget or overbudget at the end of the year.

    Sometimes I find the companies that provide nett salary is not only including the tax, but also including 2% BPJS’ (formerly jamsostek)old age pension which is the responsibility of employees to pay. This is certainly benefit to the employees, but it makes more difficult to calculate the budget. When calculating the tax, the company must calculate the additional tax for additional 2% old age pension, because 2% old age pension should be treated as additional income for employees. (Please see on the table for actual percentage increasing of certain salary amounts and tax allowance amounts)

    If it is difficult to calculate the budget, why companies still want to use the net salary policy? Based on the experience, HR usually feels easy to process the payroll, the companies can quickly calculate payroll and do not worry to make a wrong tax calculation, because if there any mistakes, it can be revised later when the company will pay PPh21.

    Besides, employees usually feel get advantage by the net salary, because they do not need to care on how much deducted PPh21 and the employees get the religious holiday allowance as the same amount of the monthly salary.

    Actually, the employee may get disadvantage with the net calculation, when he/she moves to other company. Because tax allowance should be calculated according to the periods of employment. When an employee resigns, the company will get the tax allowance return, so it can be happened, his/his tax will be underpayment at the end of the year.

    If the above are the advantages and disadvantages of the net salary, now we evaluate  why more companies use the gross method. The basic principle of PPh21 is a company should withhold tax on the income of employees, so this is the basis why more companies provide gross salaries to employees. Unlike net method, accordingly the company can make a budget based on gross salary without having bother with tax allowance. This is why I help a client which converted from net salary to gross salary. Because management found difficulties in calculating the annual budget.

    The assignment of converting from net to gross is not an easy task, because basically the employee should not be aggrieved. However there is a difference assumption between calculating tax for monthly salary and tax for religious holiday allowance . Based on tax regulation. the monthly tax is calculated based on the monthly income of a year, whereas the tax of bonuses or religious holiday allowance is based on the highest tax rates of his/her income. So that employees usually receive a monthly salary of holiday allowance will feel aggrieved and receive smaller than monthly salary.

    Another important thing in calculating the gross salary, the company should be able to calculate the tax when processing the payroll, the company with a lot of employees needs to use a software or outsource the payroll in order to calculate tax accurately.

    Now what are the benefits for employees to obtain gross salary? Based on the basic principles of pph21, PPh21 is an employee should pay the tax which deducted by the company where he/she works and the company pay to the State. Government periodically evaluate the Non Taxable Income and when government increases the limit of non taxable income which is happened in 2013, then this increasing Non Taxable Income becomes the benefits for the employee because he/she gets a tax deduction. It has been happened the government was lower tax rates and changed taxable income limit on every rate, this will make benefit to the employees by less tax payments.

    If the employee moves to other company, then the employee gets a tax refund and needs to report the income and paid taxes to the new employer, so that at the end of the year there is no shortage of tax payments.

    That are all advantages and disadvantages of gross and net salary policy. If there are any question including changing from net to gross, you can contact. sutjipto@widyapresisisolusi.com